163 Rumah Rata di Toboh Olo, Tak Ada Tenda Darurat

TobohOloDLMToboh Olo – Sekitar 163 rumah rata dengan tanah di Desa Toboh Olo, Kecamatan Situ Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman. Tak ada tenda darurat sehingga warga bertahan di antara puing rumah yang berisiko terkena runtuhan bila gempa terjadi lagi.

Demikian disampaikan sukarelawan Al Azhar Peduli Ummat Widya Astuti saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (3/10/2009).

Widya yang saat ini berada di Desa Tobo Olo mengatakan 163 rumah rusak berat, yang dihuni 160 Kepala Keluarga dengan total 892 orang. Selain itu 1 masjid dan sekolah rusak parah. Meski tidak ditemukan korban jiwa, namun kondisi di desa tersebut sangat rawan menimbulkan korban.

“Tak ada tenda darurat, mereka tinggal di sebelah rumah mereka yang roboh. Warga yang rumahnya retak juga begitu,” tutur Widya.

Berarti warga bisa berisiko kena runtuhan bila ada gempa terjadi lagi?

“Kita sudah memberi tahu tapi mereka tetap teguh pendirian untuk tinggal di sebelah rumah mereka. Ya, yang rumahnya roboh, ya, di situ,” kata perempuan berjilbab ini.

Saat ini hanya 4 orang sukarelawan Al Azhar Peduli Ummat dan 2 orang dari Air Putih, lembaga pelatihan komputer yang memberikan bantuan makanan instan dan pendampingan manajemen posko.

“Listrik mati, bantuan makanan sudah mulai habis. Tak ada dapur umum,” jelas dia.

Selain itu, bantuan yang dibutuhkan saat ini adalah obat-obatan karena warga sudah mulai terserang batuk. “Masih banyak juga daerah pesisir yang belum dibantu,” ujar Widya yang sudah 2 hari terjun di pedalaman Padang Pariaman ini.

sumber: detik.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s