Densus 88 Berhasil Membunuh Sang Teroris Nurdin M Top

petugasdensus88-070809Pengepungan Densus 88 Antiteror selama 17 jam atas rumah Muhzuhri di Desa Beji, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, yang dijadikan tempat persembunyian gembong teroris Noordin M. Top, berakhir pada Sabtu pukul 09.50 WIB setelah seorang penghuninya tewas terbunuh dalam penyerbuan pagi itu.

Akan tetapi, penyergapan yang berlangsung menegangkan itu masih menyisakan tanda tanya karena sampai Sabtu siang belum ada keterangan resmi dari petinggi Polri bahwa yang tewas di dalam rumah itu memang Noordin M. Top.

Meski demikian, kabar kematian Noordin sebenarnya sudah beredar Jumat malam, bahkan sejumlah media asing melalui situsnya sudah melaporkan kematian teroris yang banyak terlibat dalam sejumlah peledakan di Indonesia itu.

Melihat reaksi rileks dan saling jabat tangan antarpersonel Densus 88 setelah melakukan operasi itu, sepertinya mengindikasikan bahwa target utama yang selama tiga tahun menjadi buruan aparat keamanan ini, memang benar Noordin M. Top.

Tetapi, sekali lagi, untuk memastikan kebenaran kematian Noordin M. Top masih harus menunggu keterangan resmi Polri dimana menurut rencana, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri pada Sabtu siang mengunjungi lokasi kejadian.

Puluhan wartawan yang sejak Jumat petang berada di lokasi penggerebekan belum berhasil memperoleh kepastian tewasnya Noordin M. Top.

Sebelum penghuninya dinyatakan tewas, 40 menit sebelumnya rumah itu diledakkan dengan bom berkekuatan rendah yang merusakkan bagian depan rumah Muhzuhri.

Sekitar pukul 09.40, tiga polisi dari arah belakang rumah membongkar pintu lalu memberondong peluru ke dalam rumah tanpa ada perlawanan dari penghuni.

Tidak lama berselang, seperti ditayangkan TVOne, polisi menunjukkan wajah yang tidak lagi tegang, beberapa di antaranya saling bersalaman, pertanda tugas berakhir dengan sukses.

Hati-hati

Rangkaian operasi Densus 88 bermula ketika pada Jumat sore menangkap tiga orang dari lokasi berbeda, yang diduga mengetahui keberadaan Noordin.

Densus tidak membuang waktu lama, setelah menciduk Aris, Hendra, dan Muhdaroni, langsung menuju ke rumah Muhzuhri yang diduga menjadi tempat persembunyian Noordin.

Sekitar pukul 17.00 WIB, polisi mengepung rumah Muhzuhri, namun aparat tidak mau mengambil risiko dengan langsung merangsek ke dalam rumah. Polisi sangat hati-hati bertindak sambil mengumpulkan informasi atas apa yang ada di dalam rumah itu.

Karena itu, hingga pukul 04.00 WIB seolah tidak ada perkembangan berarti dalam penyergapan itu. Ada kekhawatiran di rumah ini tersimpan bahan peledak.

Polisi baru bergerak lebih agresif mulai Sabtu pagi sekitar pukul 07.50 dimana paling tidak pada waktu itu terdengar empat kali ledakan keras dari rumah itu. Selanjutnya, polisi terus meningkatkan serbuannya dengan meledakkan bagian depan rumah Muhzuhri hingga bagian depan dan belakang rumah itu rusak.

Setelah itu dilakukan penyergapan dari semua sisi, termasuk dari atap rumah.

Polisi baru menghentikan penyerbuannya setelah memperoleh kepastian bahwa seorang penghuni di rumah itu sudah tewas. Penghuni rumah ini diyakini sebagai Noordin M. Top. (*)

sumber : antaranews.com

8 thoughts on “Densus 88 Berhasil Membunuh Sang Teroris Nurdin M Top

  1. saya cuma agaknya sedikit sangsi bahwa penangkapan nurdin ini benar-benar asli dan bukan drama belaka. banyak hal-hal ganjil yang muncul di kejadian perburuan ini. diantaranya:

    1. apakah masuk akal seorang nurdin yang terdesak dikepung densus88 ketika ditanya siapa namanya melalui pengeras suara ketika penyergapan sempat menjawab dan mengakui bahwa ia memang nurdin?

    2. kenapa ngga ada jejak darah di TKP padahal dia dikabarkan tewas dengan luka tembak?

    3. kenapa begitu tegangnya musti pake robot, sniper, baku tembak dengan personil lebih dari 10 orang? padahal bantuan serangan udara (helikopter) sangat efektif. atau densus belum punya heli?

    4. kenapa banyak simpang siur tentang jumlah teroris yang ada di dalam rumah itu? ada yang bilang cuma satu dan itu nurdin doang. ada yang bilang tiga. mana yang bener?

    5. media kenapa di izinkan meliput jarak dekat? padahal itu harusnya clear area? apa malah memang publikasi yang disengaja?

    6. bahkan saya juga masih sangat ragu bahwa foto buron yang disebarkan adalah memang wajah asli nurdin?

    apa yang bisa bikin saya yakin? tes dna? identifikasi mayat? konfrensi pers?
    semuanya abu-abu. saya memang bukan pecinta teori konspirasi. tapi memang kejadian-kejadian terorisme belakangan ini penuh dengan kejanggalan-kejanggalan. yang mengacu pada konsep konspirasi tadi menurut saya. jujur saya sangat sedih dengan semua kejadian ini. sayang saya sudah sangat cinta negara ini. semua ini benar-benar bikin krisis kepercayaan. saya memang bukan seorang yang agamis, bahkan bisa di bilang sekuler, tapi saat ini mungkin cuma doa yg bisa di harapkan.

    Suka

  2. kmi ucpkan bnyak trim khs khus’e densus 88 yg telah brasil melumpukn gembong teroris d indonesia yg pling dcri…… tpi prlu dtingkat lgi keamanan d mnapun,, bkan brati nurdin moh top dh tiada truz keamanan brkrang… SEKIAN & TRIM’s

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s